Register Login
Caplin ketika mengunjungi Pulau Jawa dan Dewata pada 1932 lalu. Christine Hakim, aktris ternama Indonesia sekaligus sebagai salah satu pendiri dari Balinele International Film Festival 2011 menyatakan keinginannya untuk membuat Bali sebagai tujuan utama para wisatawan luar negeri dan domestik. Pemeran Wayan Nuriyasih dalam "Eat, Pray, Love" ini menyatakan bahwa Bali atau Indonesia bisa menjadi tujuan lokasi syuting untuk film-film Barat dan Hollywood.

Bali memiliki segalanya, bahkan disebut sebagai surganya dunia. Di sana terdapat keindahan alam tiada duanya, pantainya yang eksotis, ragam kebudayaan tradisional dan masih dipegang erat hingga kini. Hal ini membuat Bali tidak sama layaknya negara lain. Ajang tempat berkumpulnya para sutradara dunia ini, diharapkan dapat berbagi pengalaman dan diskusi mengenai dunia perfilman. Balinele Film Festival ini didirikan oleh Yayasan Bali Taksu Indonesia pada 2007. Yayasan non pemerintah ini didirikan oleh Christine Hakim dan Deborah Gabinetti, Direktur Bali Film Center.

Festival ini sekaligus memberikan ruang bagi para pembuat film asing untuk menayangkan filmnya dan menyosialisasikan kepada masyarakat Indonesia dan dunia sekaligus dengan harapan pada suatu hari nanti mereka akan syuting di Bali. Balinele Film Festival tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini, sesuai dengan perayaan 19 tahun ASEAN Summit yang juga mengambil tempat di Bali akan menyelenggarakan ASEAN Film Focus. Tujuannya, untuk mempromosikan daerah yang mempunyai potensi pariwisata dan individu-individu yang berbakat dalam industri perfilman. Workshop film dalam festival film ini juga akan dimeriahkan oleh Gabrielle Kelly, Associate Arts Professor di NYU Tish School of the Arts-Asia.

Film-film dalam ASEAN Film Focus akan turut menyemarakkan Balinele Film Festival 2011. Selain itu, dalam Balinele Film Festival 2011 juga akan mengundang Mustafa Davis. Ia adalah pendiri dari Cinemotion Media yang banyak memenangkan penghargaan film dokumenter. Seperti "The Warm Heart of Africa", "Deen Tight", dan "The Common Ground." Jika anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai perhelatan kelima Balinele Film Festival 2011 ini silahkan saja cek di http://www.balinele.com. Di website tersebut, anda akan mendapatkan jadwal pemutaran film sekaligus acara diskusi antara sutradara Indonesia dan dunia. Bagi anda pecinta film, sutradara, atau siapa pun yang tertarik untuk menghadiri acara ini, catat tanggalnya, 15 November 2011 di Kuta, Bali. Jangan sampai ketinggalan. (Agnes)
  • EVENT
  • #Event #Festival #Film #Pameran
  • Balinele International Film Festival 2011
10 November 2011 - 14:09:38 WIB Dibaca : 521
Bali kembali mengembangkan dunia pariwisatanya melalui berbagai event nasional dan internasional. Sebut saja seperti Kite Festival (Festival Layang-Layang) pada Agustus lalu, Sanur Village Festival, Horticultura Festival pada bulan ini, kali ini giliran dunia perfilman. Acara ini bernama 5th Annual Balinele 2011 International Film Festival. Festival ini diadakan di Galeria 21 Cineplex, Gusti Ngurah Rai, Mall Bali Galleria, Kuta-Bali.

Acara yang diselenggarakan pada 15 hingga 20 November ini merupakan perayaan yang kelima. Pada 15 November nanti akan terdapat gala dinner dan pembukaan Balinele Festival. Selanjutnya pemutaran film, untuk satu kali tiket Rp 25.000,-. Film nasional seperti "Catatan si Boy" (Boy's Diary) yang disutradarai oleh Putratama Tuta akan tayang pada 16 November, "The Beetle Soldiers" oleh Ari Sihasale, "Bali-Island of the Dogs", "They Live to Die" dan sebagainya. Film internasional lainnya seperti "Billy T:Te Movie" (New Zealand) dan "Another Earth" (Amerika Serikat) juga akan diputar.

Pada malam penutup, akan hadir sebuah film yang pastinya belum banyak orang yang menonton, "Charlie Caplin Visits Java and Bali 1932," film yang menceritakan perjalanan Charlie
Komentar Beri Komentar