Register Login
tinggi seluruhnya dari kaki hingga tangan yang melambai adalah 7 m, dan tinggi kaki patung adalah 10 m. Pelaksana pembuatan patung ini adalah tim pematung Keluarga Arca pimpinan Edhi Sunarso di Karangwuni. Pembuatan patung ini memakan waktu sekitar satu tahun. Monumen Selamat Datang kemudian diresmikan oleh Soekarno pada tahun 1962. Adapun Tugu/patung yang terbuat dari Perunggu itu diresmikan oleh Presiden Soekarno pada Tahun 1962. Sketsa atau rancangan Patung Selamat Datang buat oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Henk Ngantung, dan pelaksana pembuatannya dikerjakan oleh Edhi Sunarso dalam kurun waktu satu tahun.

Tempat ini sering dijadikan ikon kota Jakarta karena letaknya yang berada di pusat kota, banyak juga kegiatan-kegiatan yang dilakukan di area tempat ini, contohnya saja lokasi ini merupakan lokasi favorit untuk melaksanakan demonstrasi menyuarakan aspirasi kepada pemerintah. Sebagai tempat tujuan utama untuk berolahraga bagi masyarakat Jakarta pada hari minggu, karena di ruas jalan ini setiap minggunya akan di tutup untuk kegiatan Car Free Day, dan Bundaraan HI merupakan salah satu lokasi utama tempat perayaan tahun baru yang dimana di tempat ini akan digelar pertunjukan pesta kembang api yang biasanya sih selama satu jam, ramai sekali apabila tahun baru karena pusat-pusat kota akan diserbu masyarakat untuk merayakan tahun baru. Tempat yang banyak manfaatnya…! (Roy)
  • WISATA
  • #Jalan-jalan #Monumen #Patung #Tugu #Wisata Jakarta
  • Monumen Selamat Datang (Bundaraan HI)
08 November 2011 - 18:16:33 WIB Foto : Roy Dibaca : 865
Orang mengenalnya dengan sebutan Bundraan HI, bila ditanyakan Monumen Selamat Datang pasti akan sedikit berpikir sebelum akhirnya menyebut tempat yang sama Bundaraan HI juga. Memang banyak patung maupun monumen atau Tugu sering dilupakan nama aslinya, banyak orang lebih populer menggunakan nama lain yang akhirnya melegitimasi dari nama aslinya. Banyak yang mengenalnya dengan nama Bundaraan HI, karena tepat di depannya terletak sebuah hotel yang sangat terkenal yaitu Hotel Indonesia yang telah berganti nama menjadi Hotel Indonesia Kempinski.

Monumen yang lengkap dengan patung ini dibangun Pada tahun 1962, karena pada saat itu di Jakarta akan menyambut tamu-tamu kenegaraan di Bundaran Hotel Indonesia. Ketika itu, Presiden Soekarno membangun Monumen Selamat Datang dalam rangka Asian Games IV yang diadakan di Jakarta. Para atlet dan offisial menginap di Hotel Indonesia dan bertanding di komplek olahraga Ikada, sekarang komplek Gelora Bung Karno, Senayan. Ide pembuatan patung ini berasal dari Presiden Soekarno dan rancangan awalnya dikerjakan oleh Henk Ngantung yang pada saat itu merupakan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Tinggi patung perunggu ini dari kepala sampai kaki 5 m, sedangkan
Komentar Beri Komentar