Register Login
akan berguna karena tenaga kerja di Hong Kong didominasi oleh wanita yang akrab dengan dunia make-up.  ‘Gayung pun bersambut’, momen sekolah make-up gratis yang digelar tahunan oleh KJRI di Hong Kong menjadi awal kiprahnya masuk ke dunia tata rias.

Kepiawaiannya dalam teknik make-up pun sudah terlihat dengan seringnya ia memenangi kompetisi selama sekolah make-up gratis ini. Hal ini membuat ia mendapatkan kesempatan ke tingkat yang lebih tinggi yakni pelatihan make-up artis. 
Setelah lebih dari beberapa waktu menekuni dunia tata rias, kini nama Ida Kemayu semakin dikenal luas.

Ia mulai sering mengikuti ajang-ajang parade seni yang digelar olah KJRI maupun Organisasi Buruh Migran Indonesia yang berada di Hong Kong sebagai sarana silahturahmi sesama anak bangsa yang bekerja di luar negeri.

Berbagai keahlian make-up ia kuasai mulai dari make-up tradisional, modern, hingga sekarang ini ia mulai merambah seni make-up Body Painting. Menurutnya Hong Kong memberikan keleluasaan serta kesempatan yang besar untuk mengembangkan kreasi serta hobi dalam dunia tata rias, jadi selain bisa mengembangkan bakat juga turut mengenalkan seni tradisional Indonesia agar bisa dikenal lebih luas lagi. (Red/gedoor)



  • MODE
  • #accesories wanita #Aksesoris #Baju Batik #Busana #Kerajinan tangan #Kosmetik Wanita #Pameran #Perawatan Kecantikan #Permainan Tradisional #Salon #Salon kecantikan #Tradisional
  • Ida Kemayu, Sukses Lewat Seni Tari Dan Make-Up
28 April 2015 - 14:19:43 WIB Foto : Red/gedoor.hk Dibaca : 1462
Mempunyai pekerjaan tetap di negeri Hong Kong tak membuat Ida Kemayu berpuas diri dengan apa yang telah dicapainya. Menggunakan kesempatan waktu luang di tengah kesibukannya menjadi tenaga kerja untuk mengekspresikan hobi serta keahliannya di bidang make-up pun menjadi fokus yang kini ia geluti.

Fokus terjun menjadi make-up artis menjadi kegiatan ekstra yang mulai ia lakukan diberbagai kegiatan serta event. Bermula dari hobi menari membuat Ida Kemayu mulai dipercaya untuk mengajar tari di acara-acara yang diselenggarakan oleh organisasi BMI (Buruh Migran Indonesia) di Hong Kong.

Kegiatan menari tentunya selain membutuhkan kostum juga perlu didukung oleh make-up sebagai bagian penting dari pementasan tarian. Melihat kesempatan ini membuat ia berupaya bagaimana selain bisa menari juga bisa merias diri, terlebih dunia make-up merupakan “Passionnya” sejak lama.

Ia juga beranggapan bahwa hobinya ini tentunya pastinya
Komentar Beri Komentar